tips iklan google adwords tertarget

Anda pelaku UKM? Alokasi dana untuk iklan online terbatas? Tips berikut bisa menjadi masukan agar Anda tetap dapat mengembangkan bisnis dan meraih untung dari iklan Google AdWords.

Google Adwords memiliki fitur PPC, yang artinya biaya hanya dihitung ketika iklan diklik. Tapi ingat, kita harus bersaing dengan pengiklan lain yang sama-sama ingin menempatkan iklan di posisi terbaik dengan keyword atau produk yang sama.

Lalu?

Kuncinya adalah Anda harus mempersempit target sesempit mungkin. Dengan iklan tertarget, hanya user potential yang akan melihat iklan Anda, sehingga kemungkinan terjadi deal semakin besar. Minimalisasi anggaran sangat mungkin tercapai.

Berikut 5 tips Kelola Iklan Google AdWords  yang bisa membantu:

1. Google Search
Bisnis dengan anggaran kecil harus beriklan hanya di Google Search. Artinya hanya muncul dihalaman pencarian Google, sering disebut dengan search engine marketing. Anda lupakan display advertising, atau Iklan yang muncul di halaman website jaringan google yang masuk dalam program Google Adsense, karena cenderung kalah efficient dibandingkan dengan Google Search. Jika budget Anda besar, display advertising bisa Anda pilih.

2. pemilihan keyword yang tepat

Ini tahap yang penting. Pilih kata kunci sesuai brand Anda, meliputi: nama perusahaan, brand plus nama produk atau jasa yang ditawarkan (misal: Bengkel Kiat, Kiat Bengkel cat mobil). Kata kunci dengan brand Anda sangat cenderung harga kliknya murah dengan peluang diklik (CTR) tinggi.

Selanjutnya pilih keyword long tail, atau panjang dan spesifik, dari pada keyword yang terlalu umum. Restoran adalah contoh keyword yang sangat umum, restoran jepang masih umum, restoran jepang di jogja bisa dikatakan sempit. Pilih sesuaikan dengan bisnis dan target konsumen Anda.

3. Target Lokasi

Dalam pengaturan campaign, pertama tentu pilih negara dan bahasa Indonesia jika bisnis Anda lokal. Di Indonesia, sayangnya target untuk lokasi sempit, misalnya kota, zip code, belum support. Cara mengkalinya adalah dengan menambahkan nama kota di pemilihan keyword. Misalnya : bengkel mobil sidoarjo, salom muslimah klaten, dll. Kita juga bisa menargetkan berdasarkan radius dari tempat posisi bisnis. Tapi apakah bagus? Saya belum pernah coba.

4. Membagi waktu

Anda bisa menentukan waktu tertentuk iklan tayang, misalnya hanya pada jam bisnis dan hari kerja. Atau hanya pada jam jam sibuk pengguna internet. Misalnya salon Anda laris pada hari libur, Anda bisa mengatur iklan tayang pada hari jumat, sabtu atau minggu saja.

5. Target Perangkat

Kita dapat mengatur secara berbeda iklan yang muncul di laptop/PC/tablet dan Handphone. Laptop dan tablet menurut Google dianggap sama karena berdasarkan penilitian perilaku user nya sama. Misalnya pada jam macet, untuk kota besar, Anda bisa menaikkan bidding lebih besar untuk iklan yang muncul di mobil phone. Dengan asumsi pada waktu macet pengendera mobil browsing internet, dan mungkin yang mereka cari adalah produk atau jasa Anda.

Penutup:

Berapa bugdet yang Anda butuhkan? Saran saya dari pengalaman minimal adalah Rp.50.000 perhari agar marketing online Anda dapat berjalan optimal. Untuk produk yang jarang dicari, Rp. 50.000 bisa saja sisa untuk sehari. Anda layak coba, diatur sebaik mungkin dengan anggaran minimal, jika ada pengaruh baik untuk bisnis Anda, pelan-pelan dapat Anda naikkan.

Terakhir sekali, Anda dapat mempercayakan setting dan kelola iklan Adwords pada kami.