Di tahun 2021 ini banyak sekali pelaku bisnis yang mengeluhkan penggunaan akun bisnis manajer facebook dengan banyaknya akun pengguna yang dibatasi atau restricted access bahkan sampai kepada disabled account atau akun yang tidak bisa dikelola. Mengingat beberap waktu yang lalu Facebook sempat disebar rumor peretasan data dan juga banyaknya pengguna yang melakukan pelanggaran dalam beriklan, akhirnya Facebook membuat kebijakan baru bahwa semua pengguna akun bisnis manajer harus melakukan verifikasi bisnis yang akan dikelola dan diiklankan menggunakan platform Instagram dan Facebook. Lalu, sebenarnya apa sih alasan yang dipakai Facebook sehingga banyak sekali pengguna platform tersebut merasa sangat dirugikan sekali, bahkan sampai ada yang melakukan somasi kepada Facebook karena dirinya merasa sudah beriklan sampai ratusan juta rupiah, tetapi tidak menjadi pelanggan prioritas.

A. Facebook ingin meningkatkan kualitas layanan

Sama seperti perusahaan yang bergerak di layanan teknologi dan informasi, mereka semua ingin layanan yang berikan kepada seluruh masyarakat memiliki kualitas yang baik dimulai dari bagaimana mereka bisa menjaga privasi setiap penggunanya. Kemudian bagaimana pihak provider bisa melindungi kenyamanan penggunanya baik dari isu sara, kekerasan, pornografi dan juga penipuan. Sehingga, dengan menerapkan hal tersebut, Facebook ingin layanannya bisa lebih baik dengan membuat kebijakan baru untuk semua pengguna di dunia.

B. Facebook ingin menekankan keseriusan terhadap aturan yang dibuat

Mungkin selama ini, banyak sekali pengguna khususnya netizen dari Indonesia yang tidak memperhatikan kebijakan beriklan dari Facebook, yang mana sudah ada aturan-aturan baru yang ditambahkan, sehingga tidak semua produk bisa diiklankan secara bebas. Karena banyaknya warga Indonesia yang umumnya masih bergerak di usaha level UMKM terlalu abai dengan aturan tersebut, akhirnya ketegasan dari Facebook pun diperlihatkan dengan melakukan verifikasi akun bisnis.

C. Mitigasi adanya penipuan

Banyak laporan yang masuk ke dalam Facebook Business Security dan Facebook Business Support adanya penipuan dari berbagai model bisnis. Adanya laporan banyaknya penipuan yang ada di platform Facebook melalui iklan membuktikan bahwa banyak pengguna Facebook Bisnis untuk penyalahgunaan dan merugikan orang lain. OIeh karena itu, pihak dari tim kebijakan langsung membuat aturan di mana tidak semua produk bisa dipasarkan berbayar, kemudian, jika produk tersebut memerlukan persetujuan khusus atau berhubungan dengan sesuatu yang sensitif, maka pengguna akun bisnis harus melakukan verifikasi bisnis di mana identitas seperti KTP dan juga izin bisnis harus dilampirkan.

D. Memastikan transaksi yang dilakukan menggunakan pembayaran valid

Kasus ini sebenarnya sudah lama, akan tetapi banyak juga pemain baru yang belum mengenal model sistem bisnis dari bisnis manajer Facebook, sehingga perlu diberikan informasi sekilas agar lebih pahah. Jadi pada tahun 2010 sampai dengan 2015, Facebook pernah menerapkan pembayaran pasca bayar yang mana pengguna diberikan kebebasan untuk beriklan dengan beberapa limit penggunaan saldo, dengan harapan setelah pengguna mencapai batas limit penggunaan saldo untuk beriklan akan dilunasi. Namun kembali, karena sebagaian masyarakat Indonesia ini selalu iseng, mereka tidak membayar dan justru membuat akun baru untuk mendapatkan hak seperti sebelumnya. Merasa dirugikan dan ditipu, akhirnya Facebook pun mengharuskan pengguna Facebook melakukan verifikasi kartu pembayaran baik itu kartu debit maupun kredit yang nantinya saat awal verifikais pembayara, pihak Facebook akan menarik kurang lebih 1 dollar untuk memastikan bahwa kartu yang dipakai memiliki saldo dan aktif.

E. Mengetahui dan melacak apabila ada penipuan

Selama ini memang belum ada kasus di mana orang yang melakukan penipuan akan didatangi oleh pihak Facebook. Namun sebagai langkah kooperatif, Facebook mengharuskan pelaku bisnis yang menggunakan platform Facebook untuk memasukkan alamat bisnis valid sesuai dengan KTP atau surat izin usaha. Sehingga, dengan penerapan kebijakan tersebut, Facebook bisa membantu pihak yang merasa dirugikan untuk mencari lokasi pebisnis yang sebelumnya melakukan penyalahgunaan.

Nah, sekarang kita tahu, mengapa Facebook saat ini banyak sekali menutup akun yang tidak jelas secara bisnis dan juga izin serta pelakunya. Karena, saat ini Facebook ingin sekali pengguna akun bisnis adalah akun real atau akun asli dengan identitas jelas.