Halo gaes, tahu kah kalian, jika ternyata banyak lho orang yang masih meremehkan tentang matrik data yang ada di bagian dashboard iklan facebook. Bahkan, masih ada yang bilang, buat apa mikir matrik malah bikin pusing, yang penting ada deal, matrik nggak penting. Kalau mungkin ada deal yang sistemnya berkelanjutan sih tidak masalah, tapi kalau tidal ada penjualan, terus matrik tidak diperhatikan, yang ada malah boncos dan penjualan menjadi tidak maksimal. Itulah mengapa matrik data dalam periklanan itu penting, karena matrik itu nantinya dipakai untuk bahan evaluasi tentang bagian apa yang salah dan perlu diperbaiki. Kemudian, apa saja matrik yang perlu kita pahami sebagai dasar kita untuk beriklan Facebook Ads? Yuk kita simak bersama-sama sebagai bahan untuk belajar.

A. Cost per Result (CPR)

Cost per Result atau biaya per hasil iklan dan biasanya lebih dikenal dengan istilah CPR ini merupakan salah satu komponen matrik penting yang dipakai untuk evaluasi iklan. CPR ini sangat penting sekali karena ini yang nantinya akan menentukan apakah iklan akan stop atau tetap lanjut. Semisalkan, kamu akan menggunakan kampanye objektif konversi dan produk yang akan kamu iklankan adalah produk obat herbal. Dari sini kamu sudah menentukan indikator kinerja, bahwa CPR tidak boleh lebih dari nilai Rp 10.000,-. Nah, jika ternyata CPR ini sudah lebih dari Rp 10.000,- maka bisa dikatakan bahwa iklan kamu sudah melampaui batas efisiensi, sehingga yang bisa kamu lakukan adalah memberhentikan iklan, dan mulai evaluasi dari segi targeting atau ads creative nya.

B. Impression

Untuk matrik impression ini menunjukkan kesan iklan kita di mata calon audience. Umumnya impression ini akan lebih banyak daripada jangkauan. Impression dan jangkauan ini sebenarnya saling terkait. Perbandingan antara impression dan jangkauan ini akan menghasilkan matrik frekuensi yang menunjukkan seberapa sering iklan tayang di dalam 1 pengguna akun.

C. Click Through Rate Link-Click (CTR-Link)

CTR-Link merupakan salah satu indikator yang menunjukkan seberapa tertarik orang terhadap iklan dengan melakukan klik link yang merujuk pada sebuah halaman baik itu halaman Facebook sendiri atau halaman landing page. Matrik ini penting, karena mau sebagus apapun target kamu, jika kamu tidak bisa menggiring calon customer untuk klik link yang mengarah ke toko online kamu, maka hasil CTR-Link ini akan jelek. Perlu diketahui, standar untuk mengetahui matrik ini bagus atau tidak untuk setiap pelaku bisnis memang berbeda-beda. Akan tetapi standar minimal untuk semua advertiser adalah 1%.

D. Klik Tautan

Matrik ini menunjukkan ada berapa orang yang melakukan klik tautan atau link menuju ke platform di luar facebook. Semisal kamu mengarahkan iklanmu di landing page, maka klik tautan tersebut akan mengindikasikan klik ke arah landing page. Nah klik tautan ini nantinya ada hubungannya dengan berapa banyak orang yang akan masuk dan membaca landing page yang sudah kamu buat.

E. Lihat Konten

Untuk matrik ini menunjukkan seberapa banyak orang yang klik iklan menuju landing page kemudian mau melihat konten di landing page yang terdeteksi oleh pixel Facebook. Banyak yang mungkin tidak menyadari bahwa bagian ini sangat penting karena akan berpengaruh terhadap seberapa banyak orang yang nantinya akan melakukan order terhadap produkmu. Rasio dari orang klik tautan menuju lihat konten adalah 75%. Jadi semisal 100 orang klik tautan, maka setidaknya ada 75 orang yang masuk landing page dan melihat konten. Hal tersebut efektif sebagai indikator kinerja kunci dalam beriklan. Dari sini nantinya akan ketahuan, apakah produk yang kita pasarkan ini bagus, atau penyampaian valuenya yang kurang menarik.

Dari lima matrik dasar tersebut, kamu bisa mulai untuk berbenah bahwa ternyata ukuran untuk bisa mengetahui produk yang kita jual itu layak dipasaran atau tidak, kemudian iklan yang kita atur sudah sesuai atau belum dimulai dari matrik tersebut. Jadi, jangan anggap remeh lagi matrik data ya